katasapril

kata-kata sapril

Sorry Sir, No Public Bus Here!


But Dont Worry, We have Lot of Ojeks

Hahahah… itu mungkin yang akan saya katakan jika ada pak bu Bule yang nanya bus umum ke saya. Habis gimana lagi, mau jawab apa coba?

Di Belitong emang ga ada bus umum, adanya angkot. Itu juga ga jelas, biasanya ada pagi-pagi sekali mengantar anak-anak sekolah. Ngetemnya di depan rumah saya, beneran, di jalan Sudirman simpang jl. Rahat.

Yang pasti ada itu ang-des, angkutan pedesaan. Mobil-mobil kijang pikap yang ditambah atap, jurusan kecamatan Badau, membalong, atau sijuk–kecamatan Selat Nasik ga pake ang-des, tapi perahu-boat karena menyeberang laut. Atau bis antar kabupaten, Belitung-Belitung Timur, pasti ada pagi-pagi sekali jam 5 pagi atau setengah enam paling telat. Berdiri aja di sepanjang jl Sudirman pasti lewat busnya. Tapi yang sedang saya bicarakan adalah angkot, kendaraan umum dalam kota ini lhooo…

Banyak teman yang mengeluhkan ketiadaan transportasi ini ketika mereka ingin berlibur ke Belitong. Dan ada juga yang mereview hal serupa di forum, atau blog mereka setelah mereka pulang dari Belitong. Bahkan Liputan6.com menulis khusus soal ketidaan angkot ini. Nah Lhoo…

Iya sih, saya menghargai betul usaha pemerintah untuk membenahi hal ini. Tapi kapan ya saya bisa ninggalin motor saya seharian di rumah, ke mana-mana digendong, eh naik angkot *dream mode: on*

Apa karena enggak ekonomis*tidak mengungtungkan* ya? Sehingga tidak ada pengusaha yang mau jadi juragan angkot macam di sinetron-sinetron berbau Betawi itu. Tapi mengingat salah satu kewajiban negara adalah memenuhi hajat orang banyak–transportasi umum termasuk kan ya? Masih ngitung untung rugi? Well, kalo negara cari untung namanya bukan negara kali ya, tapi korporat, ups… Saya pikir banyak lah orang pintar yang bisa mengatur hal ini, satu bidang penuh subsidi demi rakyat, bidang yang lain digenjot pol untungnya.

Ah Sudahlah, masih untung banyak ojek. Bisa ke mana-mana, ga pake nunggu ngetem, ga pake desak-desakkan, ga pake AC juga huehehehe. Alhamdulillah tukang ojek di Belitong baek-baek, aman lah pokoknya*salah satu hal yang sangat saya banggakan dari Belitong: aman sentosa*

Jadi,

Come up sir, we’re going to Tanjung Tinggi by Ojek!

Piss dah sir!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: