katasapril

kata-kata sapril

Setelah Keong Racun, Shinta-Jojo Ikut KB?


GENRE Shinta Jojo, sponsored by BKKBN

Tak asing lagi lah ya dengan duo keong racun ini, Shinta-Jojo yang mendadak jadi selebritis setelah meng-upload video lip-sing mereka di YouTube. Bintang mereka terus bersinar, hingga mendapat beasiswa dari kampus tempat mereka kuliah, jadi bintang iklan, main sinetron juga kah? *gosip mode: on*

Tapi kini Shinta-Jojo ikut KB.

Lah? Beneran?

Iya, bener.

Maksudnya mereka jadi endorser KB, di iklan GENRE nya BKKBN🙂

KB-GENRE adalah slogan baru besutan BKKBN-Badan Koordinasi dan Keluarga Berencana*sekarang koordinasinya berubah menjadi Kependudukan berdasar UU 52/2009*.  Apa itu GENRE? Generasi Berencana. Singkat jelas, padat, cukup menjelaskan.

Keluarga Berencana, harus dimulai dari direncakan  sejak remaja. Sebelum menikah–jadi waktu saya ngerayu mantan pacar, “Mau ga jadi ibunya anak-anak saya?” kehkehkeh. KB Tidak hanya sekedar masalah kes-pro kesehatan reproduksi (remaja), yang cenderung berhubungan dengan alat kelamin alat kontrasepsi. Seperti yang kebanyakan masyarakat pahami selama ini.  KB-remaja juga berhubungan dengan mindset, pola pikir, sikap yang benar terhadap sebuah hubungan yang sehat, proyeksi keluarga sejahtera dimasa depan.

Jadi harus mapan dulu sebelum menikah? Hohoho… itu tergantung persepsi. Kalo kata pak Mario Teguh, minggu malam lalu (15/11)

Dalam keluarga itu hanya ada dua yang pasti: (1) BIAYA. yang pasti selalu (2) NAIK. Dan yang tidak pasti dalam keluarga ada tiga; (1) Kemampuan (2) Keberanian (3) Kebahagiaan.

Ke-MAPAN-an, berhubungan dengan dua yang pertama. Dipikir-pikir ga bakal bisa mapan lah ya kalo ga direncanakan; kemampuan (potensi) jadi sia-sia, dan tidak bakal berani-berani karena rencana kacau, bagaimana bisa bahagia?

Jadi, tak melulu tentang ‘dua anak cukup’, melainkan manajemen keluarga secara utuh. GENRE mengambil peran sebagai wadah/sarana/lembaga untuk menyosialisasikan/mengedukasi para remaja/teenager yang cenderung salah gaul karena tekanan lingkungan sebaya*peer pressure*. Akibatnya? Halah, taulah ya; kehamilan di luar nikah, kehamilan tidak dikehendaki, kekerasan dalam hubungan, komersialisasi, maaf, alat kelamin, pernikahan dini, pernikahan tidak dikehendaki, pernikahan terpaksa*well, sudah biasa dengar ABG MBA-married by accident kan?*

Eh, Pernah liat iklan GENRE-nya Shinta-Jojo?

Dengan jingle yang terdengar hampir sama dengan keong racun, terlihat scene-scene keluarga muda yang rumahnya berantakan, anak banyak dan menangis rewel. Awalnya saya pikir iklan produk rumah tangga *bukan pembantu rumah tangga*, ternyata iklan KB-GENRE. Terobosan yang bagus dari BKKBN saya pikir*meski hehehe… agak lebay*.

Tapi sah-sah saja memanfaatkan media iklan televisi dan ‘bintang naik daun’ untuk menyampaikan pesan: rencanakan keluarga sejak remaja, jika tidak menyesal di kemudian hari. Buat saya, cukup eye-catchy dan nancep. Ga tau kalo orang lain🙂 Strategi komunikasi yang bagus. Terlepas dari content yang menurut sebagian pihak lebay, yang penting pesannya sampai🙂

Nah, sudah menangkap pesan saya dalam tulisan ini kan? Shinta-Jojo aja ikut KB, eh GENRE. Kamu?

Piss Ah.

*Mau ikut jadi GENRE juga? Kamu-kamu yang masih SMU bisa daftar ke PIK-R (Pusat Informasi Konseling-Remaja) di sekolah mu. Belum ada lembaga itu di sekolahmu? Diskusikan dengan guru, lalu datang ke kantor BKKBN (atau apapun namanya di daerahmu) untuk membentuknya di sekolahmu. Jadilah konselor sebaya yang baik–dan menyebarkan kebaikan–kepada rekan-rekanmu.

**Udah ga SMU? Masih Kuliah? Kenapa ga bikin PIK-R Mahasiswa di kampus? Boleh banget, tinggal datang aja ke kantor BKKBN untuk mendiskusikan pembentukannya, siapa tahu dapat bantuan dana xixixixixi….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: